LASALLE COLLEGE SURABAYA INTERIOR DESIGN FIELD TRIP KE YOGYAKARTA 18-20 MARET 2016

27 Maret 2016 | Oleh LaSalle College Indonesia

Program Desain Interior LaSalle College Surabaya telah mengunjungi beberapa tempat di Yogyakarta pada 18-20 Maret 2016

 

 

Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam hal seni, budaya, dan bahan bangunan, karena kita tahu bahwa Yogyakarta adalah kota seni dan budaya di mana banyak karya desain yang dapat kita pelajari.

1: TEGEL KUNCI MARKETING OFFICE

 

Tempat pertama yang mereka kunjungi adalah Kantor Tegel Kunci Pemasaran. Tegel Kunci adalah produsen genteng semen sejak 1929, dan mereka memasok ubin untuk bangunan historis signifikan sebagai Kraton (Royal Palace). Meskipun showroom sedang direnovasi, siswa desain interior memiliki kesempatan untuk mendengarkan penjelasan dari Tegel Kunci proses manufaktur genteng semen dan mengajukan pertanyaan tentang proses instalasi dan penerapannya di pedalaman.

2: CANDI PRAMBANAN

 

The Candi Prambanan adalah terbesar Hindu Temple Jawa kuno, yang dibangun pada abad ke-9. Itu didedikasikan untuk Trimurti (Brahma, Wisnu, dan Siwa). Arsitektur Candi Prambanan mengikuti tradisi arsitektur Hindu khas berdasarkan Vastu Shastra. Dengan mengunjungi candi ini, para siswa dapat belajar sejarah Candi Hindu kuno, mengakui hirarki zona candi, membentang dari kurang suci ke alam suci.

3: Desa Kasongan

 

Pada hari kedua, para siswa mengunjungi Kasongan Village. Ada banyak seni dan kerajinan showroom di sepanjang jalan. Mereka pergi ke sebuah showroom interior dengan banyak furnitur vintage dan aksesoris, kemudian ke toko pengrajin lampu, dan ke produk gerabah dan showroom patung. Dengan mengunjungi toko-toko ini, mereka mendapat banyak informasi yang berguna yang berhubungan dengan pemasok yang mendukung bisnis desain interior.

4: TAMAN SARI AIR CASTLE

 

Taman Sari merupakan kompleks Royal Garden untuk Sultan Keraton Yogyakarta. Dibangun pada pertengahan abad ke-18. Ada daerah mandi untuk selir, Sultan tempat persembunyian, dan juga masjid bawah tanah dengan terowongan air. Dengan mengunjungi tempat ini, mahasiswa desain interior belajar tentang interior, arsitektur, dan lanskap bangunan bersejarah.

5: GREENHOST BOUTIQUE HOTEL

 

Greenhost Boutique Hotel adalah sebuah bangunan hijau ramah lingkungan desain, hotel. Konsep ini untuk menghemat energi, penggunaan kembali air untuk aplikasi sekunder, dan menggunakan bahan-bahan daur ulang sampah untuk seluruh interior bangunan. Ada pertanian kreatif di setiap koridor dengan sistem hidroponik di pagar, taman hidroponik di ruang atap, co-kerja, asin kolam renang, dan atap bar dan lounge. Dengan mengunjungi tempat ini, siswa mampu belajar desain ramah lingkungan untuk lingkungan yang lebih baik dan masyarakat.

6: KERATON YOGYAKARTA

 

Keraton Yogyakarta merupakan kompleks istana yang terletak di kota Yogyakarta. Istana merupakan tempat utama Sultan Yogyakarta dan keluarganya. Ini berfungsi sebagai pusat budaya bagi masyarakat Jawa dan berisi sebuah museum yang menampilkan artefak kesultanan ini. Para siswa dapat menyaksikan keindahan dan budaya bangunan kerajaan, dan belajar warna dan bahan diterapkan. Mereka juga memiliki pengalaman dalam menggambar pola batik pada kain.

7: MUSEUM AFFANDI

Affandi adalah salah satu tokoh dunia dari pelukis modern di Indonesia yang menganut ekspresionisme murni. Ia melukis dengan meremas cat langsung dari tube-nya ke kanvas. Dia telah membuat lebih dari 3000 lukisan. Hal ini dapat menjadi inspirasi bagi para siswa yang semangat dan ketekunan dapat menyebabkan cara untuk mencapai keberhasilan. Para mahasiswa desain interior mengunjungi galeri Museum Affandi dan memiliki waktu yang tepat melihat semua Affandi dan proyek seni keluarganya.

8: LOKAL HOTEL

 

Lokal Hotel adalah hotel yang dibangun baru di Yogyakarta. latar belakang adalah dari pemikiran bahwa produk lokal, masyarakat lokal, dan seni lokal tidak kalah dengan orang-orang asing. Jika sumber daya lokal diberi kesempatan untuk membuat, mereka pasti akan dapat membuat desain yang baik, produk, dan bisnis juga. Para siswa mengunjungi hotel ini dan merasakan suasana perbedaan interior, catchy branding, furniture dan lampu yang cermat rinci, dan mereka beruntung memiliki kesempatan untuk bertemu dengan desainer Lokal Hotel, Mr Gempa Tri Muryono, dan memiliki diskusi tentang elemen desain interior dan bahan.


Bergabunglah dengan komunitas